HIMAHES Goes to Village 2025

 HIMAHES Goes to Village 

Membangun Jiwa Produktif, Edukatif, Kreatif dan Aksi (PEKA) 



Duku Puntang, 13-15 Juni 2025, Himpunan Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HIMAHES) mengadakan acara besar, yaitu "HIMAHES Goes to Village" di Desa Duku Puntang, Kecamatan Duku Puntang, Kabupaten Cirebon. Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, tema yang diusung adalah "Membangun Jiwa Produktif, Edukatif, Kreatif dan Aksi (PEKA) " Selama tiga hari, para mahasiswa HIMAHES berbaur dengan masyarakat desa, menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial, edukatif, hingga hiburan yang penuh makna, acara ini menjadi wujud konkret dari semangat sosial dan kepedulian HIMAHES terhadap masyarakat untuk menggapai tujuan bersama dengan masyarakat, dengan melibatkan partisipasi aktif dari elemen-elemen masyarakat, terutama di lingkungan sekitar dan menjadikan desa ini sebagai tempat transformasi sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial HIMAHES, yang bertujuan untuk menjalin interaksi dan kemitraan dengan masyarakat. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu aspek dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang diaplikasikan oleh HIMAHES dalam bentuk kegiatan nyata

Dipimpin oleh Ahmad Zaeni Dahlan sebagai Ketua Umum HIMAHES dan Fajri Mubarokah selaku Ketua Pelaksana, acara ini secara resmi dibuka pada Jumat pagi oleh Dr. Ubaidilah, S.Ag., M.H.I, selaku Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah dalam sambutannya, menyampaikan permintaan bimbingan kepada pemerintah Desa Duku puntang. Hal ini menunjukkan kolaborasi dan harmoni yang diharapkan antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintahan desa dalam memajukan masyarakat lokal melalui acara, seperti HIMAHES Goes to Village

HIMAHES memiliki keyakinan bahwa melibatkan diri dalam kegiatan sosial adalah sebuah panggilan bagi mahasiswa untuk bersatu dengan masyarakat dan menjalankan peran nyata dalam pembangunan komunitas. Dalam rangka ini, acara HIMAHES Goes to Village hadir sebagai upaya untuk mempererat hubungan antara elemen masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar, dan mahasiswa HIMAHES. Tujuannya adalah mencapai perubahan bersama yang bermakna dan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Bapak Ade Muhib selaku Sekretaris Desa Duku Puntang, juga memberikan dukungan penuh kepada HIMAHES. Dalam perkataannya, beliau menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk membimbing dan memberikan fasilitas untuk kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh HIMAHES. Dengan demikian, tercipta lingkungan kerja sama yang mendukung kesuksesan acara ini.

“Dipersilahkan bagi HIMAHES untuk bisa melakukan kegiatan HIMAHES Goes to Village di Desa Duku puntang, kami siap membimbing dan mengarahkan HIMAHES dan memberikan fasilitas sebisa kami terkait kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan”—ujarnya pada saat sambutan berlangsung.


Acara ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Selama acara berlangsung, beragam kegiatan positif dilakukan untuk mewujudkan tujuan sosial ini. Hari pertama dimulai dengan pembukaan resmi di balai desa. Siang harinya, suasana berubah menjadi lebih semarak dengan lomba futsal antar warga dan peserta, yang berhasil mempererat ikatan antara mahasiswa dan masyarakat, khususnya para anak desa. Pada malam harinya,  mengajar ngaji untuk anak-anak desa dilaksanakan di masjid setempat. Momen ini menjadi ruang berbagi ilmu sekaligus mempererat nilai spiritual di antara peserta dan warga.

Hari kedua, dimulai dengan kegiatan yang bersifat edukatif. HIMAHES menggelar seminar OJK   bertema “Masyarakat Melek Digital: Waspadai Bahaya Pinjaman Online Ilegal dan Judi Online di Era Teknologi.” yang menghadirkan narasumber langsung dari OJK, yaitu Ibu Sheila Bonita. Seminar ini mengangkat isu yang sangat relevan dan penting, terutama bagi masyarakat desa agar lebih sadar dan waspada terhadap ancaman digital yang kini mudah mengintai. Sore harinya, di lanjut dengan lomba futsal dan latihan tari bersama anak-anak desa, sebagai persiapan untuk pertunjukan seni di akhir acara. Melalui kegiatan ini, HIMAHES turut menumbuhkan semangat berkesenian dan kreativitas sejak dini. Kegiatan malam hari kembali diisi dengan mengajar ngaji, menjadi rutinitas yang dinanti-nantikan oleh anak-anak dan menjadi ladang pahala bagi para relawan.

Hari terakhir dimulai dengan senam pagi bersama warga, dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan desa dan pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan sebuah wujud nyata kepedulian sosial dari HIMAHES kepada masyarakat. Sore harinya, acara ditutup dengan pertunjukan seni (pensi) dari anak-anak Desa Duku Puntang, hasil dari latihan tari dan kreativitas yang telah diasah selama dua hari terakhir. 

Selama berlangsungnya acara "Himahes Goes to Village," semangat kebersamaan dan gotong royong sangat terasa. Seluruh peserta acara, baik mahasiswa, masyarakat, maupun pihak terkait, saling bekerja sama dengan penuh semangat dan keikhlasan. Semua upaya yang dilakukan HIMAHES selama acara ini, dijalankan atas dasar kesadaran akan pentingnya berkontribusi bagi masyarakat dan menciptakan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Semangat sosial dan kepedulian tinggi yang dimiliki oleh HIMAHES diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menguatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan lingkungan sekitarnya.

Dengan adanya acara "HIMAHES Goes to Village Membangun Jiwa Produktif, Edukatif, Kreatif dan Aksi (PEKA)", diharapkan akan tercipta dampak positif dan perubahan nyata bagi masyarakat setempat. Melalui kolaborasi antara HIMAHES dan elemen masyarakat, semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan bersama dalam mengembangkan potensi budaya lokal dan membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Acara "Himahes Goes to Village" tidak hanya meninggalkan manfaat bagi masyarakat sekitar, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa yang terlibat. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan sosial ini, mahasiswa menjadi lebih peka terhadap permasalahan sosial yang ada di sekitar mereka. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang kehidupan masyarakat di pedesaan, sehingga dapat membentuk pandangan yang lebih holistik dan berwawasan luas. HIMAHES sebagai wadah para Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah telah menunjukkan bahwa kepedulian dan keberpihakan terhadap masyarakat merupakan bagian integral dari peran sebagai mahasiswa. Melalui kegiatan sosial seperti ini, HIMAHES tidak hanya menyebarkan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi teladan inspiratif bagi mahasiswa lainnya dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi dalam kehidupan nyata.


Fajri, selaku ketua pelaksana acara, berbagi kesan dan pengalamannya sebagai pemimpin acara ini. Ia menyatakan bahwa tahun pertamanya di HIMAHES dan peran sebagai ketua pelaksana telah memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga yang tak ternilai. Pengaplikasian Tri Darma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan sosial ini menjadi bukti konkret bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara signifikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kurang mampu.

Melalui suksesnya acara HIMAHES Goes to Village, Fajri bersama pengurus HIMAHES ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat di Desa Duku Puntang. Mereka berharap bahwa upaya yang telah mereka lakukan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Dengan semangat kerja sama dan kepedulian, acara ini telah mengukuhkan nilai-nilai budaya lokal dan memberikan kontribusi berarti bagi masyarakat yang menjadi bagian integral dari perjalanan HIMAHES dalam berkontribusi untuk perubahan positif.











No comments

Powered by Blogger.